Sekolah Internasional di Jakarta

Sekolah Internasional di Jakarta memang menjamur, banyak juga yang tidak mengedepankan kualitas tetapi hanya bisnis semata. Sekolah Internasional di Jakarta yang benar-benar berkualitas seharusnya dikedepankan dan dipilih. Itulah mengapa Anda sebagai orang tua harus benar-benar melakukan survey untuk mendapatkan sekolah berstandar Internasional yang benar-benar tepat dan meningkatkan kualitas anak Anda.

Ipeka International Christian School bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena selain mengedepankan kurikulum Internasional sebagai persiapan untuk mempermudah anak Anda mengenyam pendidikan di luar Negeri nanti, juga tetap mengikuti proporsi kurikulum dalam Negeri dan juga nilai religiusitas. Seluruh aspek, meliputi metode pembelajaran, media dan sarana prasarana yang berkualitas, kondusif, kreatif dan ideal akan membuat anak Anda nyaman dan konsentrasi penuh dalam menerima materi yang diajarkan.

Sekolah Internasional di Jakarta, khususnya di Ipeka International Christian School akan memberikan proporsi yang sangat menyenangkan dan kondusif bagi anak. Hal ini karena muatan dan materi pembelajaran pada mata pelajaran inti diberikan lebih dalam dan lebih luas dengan memperhatikan potensi, minat dan bakat anak. Keterampilan yang diajarkan juga akan membantu anak dalam menghadapi era globalisasi, yaitu penguasaan bahasa Inggris, teknologi informasi termasuk ekskul bahasa Mandarin, music dan berbagai keterampilan penunjang lainnya.

Untuk factor religiousitas, setiap hari akan dipandu pembinaan disiplin dan pembinaan iman kristiani yang dilakukan dengan sangat intensif. Jadi, setiap anak akan mendapatkan kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengembangkan bakat masing-masing, dengan memilih kegiatan ekstrakurikuler yang diminati, seperti melukis, menari, paduan suara, bola basket, bola volley, tenis meja, tata boga, jurnalistik, ensemble music, band dan karya ilmiah remaja.

Sekolah Internasional di Jakarta tidak hanya akan mengasah kemampuan otak kiri, tetapi otak kanan juga. Otak kanan yang cenderung masih kurang dikembangkan akan diperhatikan pengembangannya sehingga siswa berlatih mendesign, membuat sintesa, memberi arti, memberi simpati, bekerjasama, mengkomunikasikan, memperindah, dan lain-lain yang menyentuh keindahan emosi yang mana computer tidak bisa hasilkan. Sekolah-sekolah ditantang untuk menjadi sekolah yang ramah terhadap digital-technology. Siswa menjadi Digital Natives tetapi para pendidiknya masih sebagai Digital Immigrants. Generasi digital natives memiliki perbedaan dalam cara berfikir, dan memproses informasi dengan Digital Immigrants. Akibatnya perilaku menjadi berbeda.

Di Indonesia sendiri sekolah bertaraf internasional diawali dengan didirikannya sekolah-sekolah yang disiapkan khusus untuk menampung siswa-siwa asing, yang orangtuanya bekerja sebagai diplomat asing ataupun bekerja di perusahaan-perusahaan multinasional seperti Jakarta Internasional School (JIS), yang didirikan tahun 1951. Sejak itu, mulai bermunculan berbagai sekolah bertaraf/berstandar internasional di Indonesia, baik yang didirikan oleh kantor-kantor Kedutaan Besar asing maupun oleh lembaga-lembaga swasta (domestik dan asing) yang bergerak di bidang pendidikan.